Cara Pasang Tangki Bawah dengan Benar untuk Hindari Kebocoran

Cara Pasang Tangki Bawah

Cara Pasang Tangki Bawah – Umumnya masyarakat Indonesia lebih mengenal tangki air underground dengan sebuah tangki air bawah tanah atau tangki pendam. Tangki pendam merupakan jenis wadah penampungan air yang peletakkannya di pendam di bawah tanah.

Yang menjadi pertanyaan, apakah cara pasang tangki bawah sama dengan pemasangan tangki  air pada umumnya?

Nah, untuk mengetahui jawabannya simak ulasan ini hingga akhir ya!

Penyebab Wadah Penampungan Air Tanam Bocor

Bagi yang memiliki lahan terbatas, tangki  air bawah tanah sering menjadi solusi yang jitu sebagai wadah penampungan air untuk kebutuhan sehari – hari. Namun, yang menjadi kekhawatiran adalah wadah penampungan air tanam yang mengalami kebocoran.

Apa saja penyebab tangki pendam mengalami kebocoran? Berikut penjelasannya

  1. Kualitas Material

Penyebab pertama tangki pendam sering mengalami kebocoran adalah kualitas materialnya yang kurang baik. Bahan yang berkualitas kurang baik menjadi faktor utama tangki air bocor, terutama saat terkena air tanah yang sifatnya asam atau mengandung mineral tertentu.

Bahan tangki yang kurang berkualitas lama kelamaan akan mengalami kerusakan fisik karena benturan dan tekanan.

  1. Proses Instalasi yang Kurang Tepat

Jika sambungan antara tangki dan pipa ataupun beberapa bagian tangki pemasangannya tidak tepat dan rapat maka bisa menjadi sumber kebocoran.

Cara pasang tangki bawah yang tidak tepat, semisal tidak rata atau tidak cukup dalam juga bisa menyebabkan keretakan dan lama – kelamaan akan menyebabkan tangki bocor.

  1. Tekanan Air Berlebih

Tekanan yang terlalu tinggi pada tanki bisa menyebabkan sambungan atau dinding jadi lemah dan berakibat bocor.

Perubahan tekanan secara tiba – tiba karena perubahan permukaan tanah atau gempa bumi juga menjadi pemicu keretakan pada wadah penampungan air bawah tanah.

  1. Usia Tangki

Seiring dengan bertambahnya usia pemakaiannya tangki air pendam, materialnya bisa mengalami penurunan kualitas dan jadi lebih rapuh sehingga mudah mengalami kebocoran.

  1. Faktor Eksternal

Jika ada akar tanaman yang tumbuh di sekitaran tangki, maka bisa menembus dinding dan menyebabkan tangki bocor.

Selain itu, hewan seperti tikus ataupun serangga bisa merusak bak penampungan air ini dengan cara menggigit atau membuat lubang kecil sehingga menjadi penyebab kebocoran.

Cara Pasang Tangki Bawah yang Tepat

Cara Pasang Tangki Bawah yang Tepat

Agar terhindar dari kebocoran, Anda wajib memperhatikan cara pasang tangki bawah berikut ini :

  1. Siapkan Lokasi yang Tepat

Cara pasang tangki bawah yang pertama adalah pilihlah lokasi yang akan digunakan untuk menempatkan tempat penampungan air pendam. Pastikan area tersebut cukup luas untuk menampung tangki dan memiliki akses yang mudah untuk perawatan di kemudian hari. Selain itu, pastikan juga lokasi tersebut tidak berada di atas saluran air atau kabel listrik.

  1. Proses Penggalian Tanah

Setelah menentukan lokasi yang tepat, gali lubang dengan ukuran yang sesuai dengan tangki yang akan ditanam. Pastikan lubang tersebut cukup dalam untuk menampung tangki dan menyisahkan ruang untuk lapisan  pasir atau tanah di sekelilingnya.

  1. Buat Lapisan Dasar yang Kuat

Buat lapisan dasar yang kuat dan rata di dalam lubang. Anda bisa menggunakan pasir atau tanah yang dipadatkan. Lapisan ini berfungsi untuk melindungi tangki dari kerusakan akibat tekanan tanah.

  1. Proses Peletakkan Tangki

Letakkan tangki dengan hati-hati di dalam lubang. Pastikan tangki berada dalam posisi yang benar dan stabil.

  1. Pengisian

Isi ruang di sekeliling tangki dengan pasir atau tanah yang dipadatkan. Pastikan tidak ada ruang kosong di antara tangki dan dinding lubang.

  1. Pemasangan Pipa

Pasang pipa inlet dan outlet pada tangki. Pastikan pipa terpasang dengan kuat dan tidak ada kebocoran.

  1. Uji Coba

Setelah semua langkah selesai, lakukan uji coba untuk memastikan tangki berfungsi dengan baik dan tidak ada kebocoran.

Rekomendasi Tangki Pendam Kuat dan Anti Bocor

Biar Anda tidak kebingungan memilih produk tangki pendam, kami rekomendasi 3 top brand tangki bawah tanah yang bisa Anda jadikan referensi

  1. Tangki Tanam Grand

Tangki Tanam Grand

Tangki air pendam Grand merupakan salah satu merk wadah penampungan air tanam yang populer di Indonesia. Dengan material yang kuat yakni plastic HDPE membuat dinding tangki lebih tebal, anti bocor dan tentunya tahan terhadap benturan atau pergeseran tanah.

Tersedia berbagai macam ukuran mulai dari 600 liter hingga 12.000 liter yang bisa Anda pilih sebagai wadah penampungan air. Terutama bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, produk ini dipilih karena tidak akan menghabiskan banyak tempat.

Menariknya lagi, merk Grand ini memberikan garansi servis 15 tahun dan gratis pengiriman untuk wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

  1. Underground Excel

Underground Excel

Tangki tanam Excel adalah pilihan lain yang tak kalah bagus. Dengan struktur dinding berlapis, tangki ini dirancang agar tahan terhadap tekanan tinggi. Materialnya juga sudah diuji agar tidak mudah bocor meski terkena perubahan suhu ekstrem

  1. Pennyu Ground

Pennyu Ground

 

Pennyu juga dikenal sebagai merek tangki pendam berkualitas. Produk ini menawarkan ketahanan tinggi dan keamanan ekstra terhadap kebocoran. Dibuat dengan material ramah lingkungan, Pennyu memastikan air tetap sehat dan bebas kontaminasi.

Kesimpulan

Cara pasang tangki bawah dengan benar sangat penting untuk menghindari kebocoran. Pemilihan tangki berkualitas seperti Grand, Excel, atau Pennyu juga berperan besar dalam menjaga ketahanan tangki. Jadi, pastikan memilih produk terbaik dan melakukan pemasangan dengan langkah yang tepat ya