Cara Merawat Tangki Stainless Vertikal agar Awet Puluhan Tahun

Cara Merawat Tangki Stainless Vertikal

Cara Merawat Tangki Stainless Vertikal – Tangki stainless vertikal menjadi pilihan populer untuk penyimpanan air bersih karena ketahanannya terhadap korosi dan umur pakainya yang panjang.

Namun, agar wadah penyimpanan air bersih ini tetap awet hingga puluhan tahun, perawatan yang tepat sangat diperlukan.

Lantas, bagaimana cara merawat tangki stainless vertikal yang benar agar awet hingga puluhan tahun? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Penyebab Tangki Stainless Kotor

Penyebab Tangki Stainless Kotor

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara merawat tangki stainless vertikal, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebab wadah penampungan air bisa kotor, berikut penjelasannya :

  1. Endapan Mineral

Salah satu masalah utama yang sering Anda temui pada tangki stainless adalah terbentuknya endapan mineral atau yang sering disebut sebagai karat air. Hal ini terjadi karena air yang digunakan mengandung berbagai mineral seperti kalsium dan magnesium yang lama kelamaan akan mengendap dan membentuk kerak pada dinding tangki air.

Nah, jika ini dibiarkan lama, maka air yang tersimpan di dalam tangki lama – kelamaan yang membuat keruh dan kotor.

  1. Lumut dan Bakteri

Selain endapan mineral, lumut atau bakteri juga bisa bisa menjadi penyebab tangki air bisa kotor. Saat terkena paparan sinar matahari terus – menerus, lumut mulai tumbuh dan menempel pada dinding tangki.

Tidak hanya itu, kondisi yang lembab di dalam tangki juga menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dengan cepat.

Selain lumut dan bakteri, jamur juga bisa tumbuh dan menyebar di sepanjang dinding tangki yang  tentunya bisa mempengaruhi kejernihan dan kebersihan air yang tersimpan.

  1. Faktor Lingkungan

Lingkungan sekitar juga memiliki peran besar dalam mengotori tangki stainless vertikal. Melalui lubang ventilasi polusi udara dan debu dari lingkungan sekitar bisa dengan mudah masuk dan mengendap di dalam.

Belum lagi, kotoran burung dan serangga yang bisa menyusup masuk melalui celah – celah pada tutup tangki yang kurang rapat.

Saat turun hujan pun, tetesan  air yang jatuh di atap juga bisa membawa berbagai kotoran yang akhirnya masuk ke dalam tangki, sehingga menambah kontaminasi air yang tersimpan didalamnya.

  1. Kurang Perawatan

Penyebab lain yang sering terabaikan adalah kurangnya perawatan rutin pada tangki stainless vertikal. Banyak pengguna yang mengabaikan jadwal pengurasan dan pembersihan, sehingga kotoran terus menumpuk dari waktu ke waktu,

Ketika akhirnya dilakukan pembersihan, seringkali prosesnya tidak dilakukan secara menyeluruh sehingga masih menyisakan kotoran di beberapa bagian tangki.

Ditambah lagi dengan tidak adanya filter pada saluran masuk air, membuat berbagai kotoran dan partikel bisa dengan mudah masuk dan mengendap di dalam tangki.

Cara Merawat Tangki Stainless Vertikal yang Tepat

Cara Merawat Tangki Stainless Vertikal yang Tepat

Merawat tangki stainless vertikal sebenarnya tidaklah sulit. Cara merawat tangki stainless vertikal dengan tepat akan memastikan tempat penampungan air Anda tetap bersih dan berfungsi dengan baik. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan :

  1. Pembersihan Rutin

Cara merawat tangki stainless agar bertahan lama adalah dengan melakukan pembersihan rutin setidaknya dua kali dalam setahun. Pertama, pastikan air di dalam tangki sudah dikosongkan. Kemudian, gunakan air bersih dan sikat lembut untuk membersihkan dinding dan dasar tangki. Bilas hingga bersih dan pastikan tidak ada sabun yang tertinggal.

  1. Periksa Kondisi Tangki

Periksa secara berkala kondisi tangki stainless Anda, terutama bagian sambungan dan katup. Pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen tangki.

  1. Lindungi dari Sinar Matahari Langsung

Tahukah anda bahwa paparan sinar matahari langsung bisa memicu pertumbuhan lumut dan alga. Usahakan untuk menempatkan tangki pada tempat yang teduh atau Anda bisa memberikan penutup pada tangki.

  1. Gunakan  Filter Air

Pemasangan filter air pada saluran masuk tangki dapat membantu mencegah partikel – partikel kotoran masuk ke dalam tangki.

  1. Desinfeksi Air

Jika perlu, lakukan desinfeksi secara berkala dengan menggunakan klorin atau bahan desinfektan lainnya yang aman untuk tangki stainless vertikal.

  1. Memastikan Semua Lubang Ventilasi Tertutup

Cara merawat tangki stainless vertikal yang terakhir adalah pastikan Anda menutup lubang ventilasi tangki air dengan rapat. Dengan menutupnya, kualitas air dalam tangki dapat terjaga dan aman untuk digunakan sehari – hari.

Selain itu, hal ini juga dapat mencegah adanya kotoran atau kontaminasi udara luar termasuk serangga atau hewan kecil masuk ke dalam tangki, yang dapat mempengaruhi kualitas air.

Tangki Stainless Vertikal Grand Mudah Perawatan dan Anti Karat

Tangki Stainless Vertikal Grand Mudah Perawatan dan Anti Karat

Tangki stainless vertikal Grand hadir sebagai solusi penyimpanan air yang  bersih dan mudah perawatannya. Selain itu, produk ini juga memiliki keunggulan anti karat, sehingga lebih awet dan tahan lama.

Tidak hanya itu, tangki air vertikal Grand juga terbuat dari bahan berkualitas yakni stainless steel 304 BA yang memiliki dinding mengkilap,halus dan elegan.

Produk ini sudah bersertifikat halal dari MUI, sehingga terdapat jaminan kepastian yang resmi untuk kebersihan tempat produksi dan bebas dari unsur najis.

Anda dapat membeli produk ini lewat marketplace atau toko bangunan terdekat Anda.

Kesimpulan

Merawat tangki stainless vertikal dengan benar akan memastikan tangki Anda tetap awet dan berfungsi dengan baik selama bertahun – tahun.

Dengan mengikuti langkah – langkahnya dan memilih tangki berkualitas seperti Tangki Stainless Vertikal Grand, Anda dapat memiliki sumber air bersih yang aman dan tahan lama.